Lompat ke isi utama

Berita

Perkuat Sinergi Hadapi Dinamika Pemilu, Bawaslu TTS Gelar Rakor Penguatan Kelembagaan

fad

Plh. Ketua Bawaslu TTS Longginus Ulan, S.S dalam menyampaikan sambutannya pada Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan di Hotel Bahagia 2 SoE pada 6–7 Oktober 2025.(Dok Humas Bawaslu TTS)

SoE - Dalam upaya memperkuat koordinasi dan sinergi antar pemangku kepentingan, Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Timor Tengah Selatan (TTS) menggelar Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan di Hotel Bahagia 2 SoE pada 6–7 Oktober 2025.
Kegiatan dua hari ini diikuti berbagai unsur lembaga pemerintah, perguruan tinggi, organisasi masyarakat, hingga pengawas Pemilu tingkat kecamatan dan desa.
Plh. Ketua Bawaslu TTS Longginus Ulan, S.S. dalam sambutannya menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini menjadi langkah strategis dalam memperkuat tata kelembagaan Bawaslu, baik secara internal maupun eksternal.
“Dalam upaya penguatan kelembagaan, kegiatan ini melibatkan berbagai kalangan, baik narasumber, peserta, maupun internal Bawaslu. Tujuannya memperkuat kerja pengawasan Pemilu dan Pemilihan agar lebih solid dan berintegritas,” ujar Ulan.
Pada kesempatan tersebut Ulan juga menyampaikan ucapan selamat datang kepada narasumber dan peserta
Sementara itu, Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur, Ignasius Jani, S.IP., M.Si., yang hadir mewakili Bawaslu RI, menekankan bahwa kegiatan ini bukan sekadar agenda rutin, tetapi momentum refleksi dan transformasi strategis.
“Tantangan Bawaslu ke depan tidak hanya teknis, tetapi juga menyangkut kapasitas, kemandirian, dan daya tahan organisasi,” jelasnya.
Empat narasumber dihadirkan dalam kegiatan ini, yakni Tenaga Ahli Komisi II DPR RI Karolus Evantino, S.T., M.Han., C.Md. Mewakili Anggota Komisi II DPR RI Ir. Esthon Foenay, M.Si, akademisi Emiliana Martuti Lawalu, S.E., M.E., pegiat Pemilu Engelbert J. Rohi, dan Dr. Bill Nope.
Mereka membawakan materi seputar evaluasi pengawasan Pemilu, afirmasi perempuan, pengawasan partisipatif, serta pengembangan kebijakan kelembagaan Bawaslu.
Peserta rakor meliputi unsur Polres TTS, Kejaksaan Negeri SoE, KPU, Satpol PP, Kesbangpol, RSPD SoE, media lokal, akademisi, tokoh agama, organisasi mahasiswa (GMNI, PMKRI, GP Ansor, GAMKI) hingga perwakilan pengawas Pemilu 2024 dari tingkat kecamatan, desa, dan TPS.
Selama dua hari pelaksanaan, peserta menghasilkan sejumlah rekomendasi strategis untuk penguatan struktur dan sistem kelembagaan Bawaslu di masa mendatang.
Kegiatan ditutup dengan harapan agar hasil rakor ini menjadi landasan bagi Bawaslu TTS dalam memperkuat peran pengawasan Pemilu yang profesional, mandiri, dan berintegritas demi terwujudnya demokrasi yang berkualitas di daerah.

kl
Foto bersama narasumber dan peserta pada Rapat Koordinasi Penguatan Kelembagaan di Hotel Bahagia 2 SoE pada 6–7 Oktober 2025.(Dok Humas Bawaslu TTS)

Humas Bawaslu TTS