Ketua Bawaslu NTT: Penataan Reformasi BIrokrasi Perlu Dilakukan Berjenjang
|
SoE - Dalam rangka mempercepat pencapaian tujuan dan sasaran reformasi birokrasi, serta meningkatkan kualitas pelayanan publik maka Bawaslu Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) menggelar Rapat Implementasi Reformasi Birokrasi secara daring dengan melibatkan Ketua dan Anggota Bawaslu Kabupaten/Kota se- Provinsi NTT, Jumat, (13/06/2025).
Ketua Bawaslu Provinsi NTT, Nonato Da Purificacao Sarmento, S.Si, dalam sambutannya menegaskan bahwa reformasi birokrasi harus dilakukan secara berjenjang dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada publik.
“Implementasi birokrasi dapat dilihat misalnya dengan penataan data-data hasil pengawasan, semua data harus ditata untuk selanjutny dipublikasi”, tegas Ketua Bawaslu NTT.
Koordinator Divisi Penanganan Pelanggaran Hukum, Humas, Data dan Informasi Bawaslu NTT, Melpi Marpaung, S.T., S.H., M.H, pada kesempatan tersebut menyampaikan bahwa reformasi birokrasi adalah fondasi untuk meningkatkan kinerja dan akuntabilitas.
“Kapasitas sumber daya manusia di setiap divisi harus terus diperkuat, Perlunya peningkatan pelayanan informasi publik dan diharapkan agar dalam Monev Keterbukaan Informasi Publik Bawaslu Kabupaten/Kota Tahun 2025 agar memperhatikan pengisian SAQ,” ungkap Melpi
Melpi juga menegaskan bahwa pengelolaan PPID (Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi) merupakan tanggung jawab kolektif, bukan semata-mata tugas Ketua atau Divisi Datin.
Kordiv SDMO & Diklat Bawaslu NTT, James Welem Ratu, S.Pd, pada kesempatan yang sama menyampaikan momen ini menjadi langkah awal untuk menata ulang sistem kerja yang selama ini belum optimal. Zona integritas dan wilayah bebas korupsi (WBK), ujarnya, perlu terus diperbarui dan dikembangkan untuk memastikan keberlanjutan dan efektivita dengan peningkatan kualitas pelayanan publik.
Kepala Sekretariat Bawaslu Provinsi NTT, Ignasius Jani, S.IP, menegaskan bahwa reformasi birokrasi adalah “nafas” kelembagaan yang bertujuan membentuk sistem pemerintahan yang baik dan benar.
“Kegiatan ini sangatlah penting dan strategis, Kegiatan ini adalah napas bagaimana Bawaslu Melakukan Pembaharuan dalam rangka mewujudkan implementasi dan refleksi dalam upaya pembaharuan tata kelolah yg baik dan benar”.
Humas Bawaslu TTS